“Blue Screen Of Death (BSOD)” terjadi karena adanya critical
error pada Sistem Operasi Windows yang menyebabkan semua aplikasi
yang sedang berjalan terpaksa harus dihentikan. Hal tersebut ditandai dengan
berubahnya layar monitor menjadi berwarna biru disertai dengan pesan-pesan tertentu. Ada beberapa
tips cara memperbaiki komputer yang mengalami BlueScreen, diantaranya akan dijelaskan di bawah ini.
Tips Perbaikan Blue Screen Of Death pada Komputer :
1. Periksa Kondisi
Komputer Secara Umum
Memeriksa kondisi komputer secara umum, diantaranya adalah :
- Pemeriksaan kebersihan komponen yang ada
didalam Casing CPU. Bersihkan debu dan kotoran lainnya dengan menggunakan kuas dan vacuum cleaner, bila perlu menggunakan electrical contact cleaner untuk membersihkan
Motherboard.
- Pemeriksaan
kondisi suhu tiap komponen seperti Power Supply ( pastikan fan berputar
secara normal), VGA Card dan Heatsink Processor.
- Pastikan berbagai komponen (seperti RAM, VGA Card,
konektor IDE / SATA, konektor Power Supply, dll) sudah terpasang dengan
benar, untuk memastikannya bisa dengan mencabut dan memasangnya
kembali. Sebelum
memasangnya kembali bersihkan konektor dari debu dengan kertas atau
alkohol.
- Bila baru saja memasang komponen hardware baru (misal
VGA Card), cabut dulu komponen tersebut dan
nyalakan komputer, ada kemungkinan penyebab BlueScreen dari kompone tersebut.
2. Mengoperasikan
Windows dalam Mode “Safe Mode “
Mengoperasikan Windows dalam Mode "Safe Mode" yang merupakan
salah satu pilihan pada menu Advance Boot Option Windows XP, yaitu dengan menekan berulang-ulang tombol F8 pada saat sistem akan melakukan startup. Setelah Windows masuk
ke Safe Mode, lakukan beberapa tindakan berikut:
- Membersihkan hardisk dari virus, mallware & spyware
dengan cara menjalankan program virus scanner , misalnya Norman Anti
Mallware.
- Uninstall Driver yang bermasalah, yaitu dengan masuk ke jendela Computer Management klik Device
Manager dan carilah komponen yang ada tanda serunya, atau driver
komponen yang baru saja diinstall atau diupdate.
- Uninstall program antivirus yang terpasang, bila kondisi
kondisi komputer sudah normal bisa diinstall lagi program antivirusnya dan pastikan database engine-ya selalu up to
date.
- Gunakan utility “System
Restore” untuk mengembalikan setingan computer ke kondisi
sebelumnya. Yaitu
dengan klik Start, All Program , Accessories, System Tools, System Restore.
3. Pemeriksaan Hardisk
- Hardisk yang mengalami bad sector juga bisa
mengakibatkan terjadinya BlueScreen,
oleh karena itu pemeriksaan/perawatan hardisk dengan rutin menjalankan perintah CHKDSK. Melakukan defrag harddisk dengan menjalankan program Defragmentasi
Hardisk untuk memastikan hardisk bekerja secara optimal.
4. Pemeriksaan Memori / RAM
- Pastikan Memori /
RAM pin konektornya telah dibersihkan dari
kotorann dan terpasang dengan benar,
kemudian jalankan program utuk memeriksa kondisi Memori/RAM misalnya “Windows
Memory Diagnostic”.
5. Repair Sistem
Operasi Windows.
- BlueScreen dapat juga disebabkan
karena ada beberapa file Windows
yang corrupt, dan cara termudah untuk
mengatasinya adalah dengan melakukan Repair pada sistem operasi Windows.
6. Menggunakan Tools untuk menganalisa Penyebab Terjadinya BlueScreen.
- Temukan Dump File pada hardisk komputer yang mengalami BlueScreen, biasanya di C:\WINDOWS\Minidump lalu copy ke
komputer kita dan jalankan aplikasi WhoCrashed
atau BlueScreenView untuk mencari peyebab BlueScreen.
Semoga bermanfaat...
0 komentar:
Posting Komentar