Tampilkan postingan dengan label Service Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Service Komputer. Tampilkan semua postingan

Cara Mengatasi Komputer Sering Hang

Kamis, 06 Februari 2014



Ada bermacam-macam faktor yang menyebabkan komputer sering hang. Dibawah ini cara-cara mengatasi komputer hang dintaranya adalah :

1.
Rusaknya OS
Jika OS rusak maka langkah efektif yang dilakukan adalah reinstall OS tapi alangkah baiknya jika sudah dipastikan bahwa tersebut dapat menyelesaikan masalah tersebut, entah itu masalah crash dengan software atau terinfeksi virus.

2.
Masalah RAM
RAM sering kali bermasalah pada kaki /soket tembaga yang kotor, bersihkan kaki tembaga dengan cara di gosok menggunakan penghapus pensil supaya kotoran yang menempel bisa hilang.

3. Hardisk yang tua atau cacat
Hardisk yang sudah tua atau bermasalah sebaiknya dipartisi ulang atau di format ulang, tapi untuk hardisk baru dengan kondisi cacat sebaiknya segera di tukarkan sebelum masa garansi habis.

4.
Kondisi Power Supply sudah Drop
Kerusakan pada power supply banyak
disebabkan karena panasnya suhu yang dihasilkan oleh power supply,  untuk itu sebaiknya memperhatikan penempatan posisi PC yang mempengaruhi sirkulasi udara pada power supply dan perlu juga untuk membersihkan debu yang menempel pada PC maksimal 2 bulan sekali

5. Motherboard Rusak
Jika komponen motherboard sudah banyak yang terbakar sebaiknya kita ganti dengan motherboard yang baru.

6. Debu dan kotoran
Permasalahan sepele ini sering kali dilupakan, sebaiknya dijadwalkan maksimal 2 bukan sekali untuk membersihan debu dan kotoran di komputer, agar performa komputer tidak terlalu menurun.

Semoga bermanfaat..

Penyebab Komputer Sering Hang

Ada bermacam-macam faktor yang menyebabkan komputer sering hang, beberapa di antaranya adalah seperti tersebut di bawah ini beserta cara-cara menganalisa kerusakannya.

1.
Kerusakan OS (Operating System)
OS yang rusak
beberapa penyebabnya antara lain terinfeksi oleh virus, keliru atau tidak sengaja menghapus file system atau Software yang terinstall tidak mendukung OS yang ada (Crash)

2. Memory yang bermasalah (RAM)
Memory atau RAM
dapat juga menjadi penyebab masalah komputer hang, dan biasanya ditandai dengan keluar layar biru(BSOD) atau komputer resart dengan sendirinya.

3. Hardisk Yang
sudah Tua atau Cacat
Hardisk baru
juga tidak bisa menjadi jaminan bahwa windows yang diinstall akan berjalan baik, karena kualitas hardisk yang semakin buruk dan untuk pengecekannya bisa memakai software analisa Hardisk.

4. Power Supply Drop
Power Supply
dapat juga menjadi salah satu penyebab komputer hang karena usia yang sudah tua atau kualitas yang kurang bagus, untuk mengetahuinya bisa dilakukan dengan melakukan pengecekan pada menu  BIOS yang ada pada menu Hardware Monitor, kerusakan pada Power Supply dapat berimbas pada kerusakan Motherboard dan Hardisk

5. Motherboard Rusak
Karena fungsi
utamanya sebagai induk komponen lainnya, maka motherboard memegang peranan penting dalam proses komputer, kerusakan pada motherboard bisa berakibat pada kerusakan Processor, untuk mengetahui kondisi motherboard paling mudah kita lakukan dengan pengecekan visual atau melihat langsung pada tiap komponen yang ada misalnya Elco (electrolit Condensator) kondisinya menggelembung atau tidak, lalu komponen lainnya apakah ada yang terbakar.

6. Debu
/Kotoran
Sering kali debu
/kotoran yang memang tidak pernah kita perhatikan kadang sampai menutupi komponen dalam PC, maka hal tersebut  dapat menyebabkan terjadinya overheat baik pada processor atau pun pada Power Supply yang berakibat pada kerusakan komponen tersebut.
Semoga bermanfaat...

Mengatasi Masalah Komputer Tidak Bisa Masuk Ke Windows

Ketika komputer baru dinyalakan dan tidak bisa masuk ke jendela windows dan yang tampil adalah pesan error atau mengalami blue screen, maka penyebabnya ada berbagai hal, antara lain :

1. Adanya file dalam Sistem operasi Windows yang tidak sengaja terhapus

2. Adanya virus, spyware atau trojan yang ikut ‘loading’ saat komputer booting

3. Adanya file (driver) yang rusak/corrupt, dan tidak dapat dibaca oleh Windows

4. Adanya kerusakan hardware, terutama pada memori komputer atau harddisk

5. Sistem operasi Windows rusak atau belum selesai diinstalasi

6. Adanya setting BIOS yang di-setting tidak benar atau baru diubah

Solusi untuk menghadapi masalah-masalah di atas adalah sebagai berikut :

1. Masuk jendela Windows melalui mode ’safe mode’ (tekan F8  ketika komputer pertama kali akan masuk ke Windows, lalu pilih ’safe mode’). Kalau komputer berhasil masuk ke Windows berarti ada ‘loading’ yang tidak bisa dibaca oleh Windows secara benar. Matikan ‘loading’ tersebut dengan menggunakan perintah ‘msconfig’ pada bagian startup (cara panggilnya di start>run>msconfig)

2. Jika komputer tidak bisa masuk ke Windows,maka  sebaiknya menggunakan cara  repair Windows.  Caranya adalah mengulangi proses instalasi Windows dari awal, jangan lupa mengubah seting BIOS untuk startup lewat CD/DVD-ROM, setelah instalasi masuk ke bagian install Windows, pilihan opsi repair Windows. Atau dengan menginstall ulang Windows ke folder baru atau menformat harddisk bila ternyata repair Windows gagal.

3. Pastikan bahwa setting BIOS tidak berubah, jika berubah maka kembalika seting BIOS seperti semula, jika lupa sebaiknya pilih opsi ‘Loading BIOS default’.

4. Jika langkah di atas gagal semua, ada kemungkinan kerusakan terletak  pada hardware. Kerusakan pada biasanya terletak pada memori dan harddisk. VGA dan mainboard ada kemungkinan juga rusak, tapi kemungkinannya sangat kecil sekali.

5. Kerusakan pada driver VGA card dapat juga menyebabkan tidak bisa masuk Windows. Jika hal ini terjadi maka harus startup melalui mode ’safe mode’ lalu uninstall driver VGA yang telah rusak, kemudian install ulang kembali driver VGA yang benar ketika masuk ke Windows secara normal.

Hal diatas adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk mengatasi error saat masuk windows baik itu blue screen atau yang lainnya. Jika masih bermasalah yang dilakukan adalah menginstall ulang windows atau bawa ke tukang service.

Semoga Bermanfaat…

Cara Perbaikan PC yang mengalami Blue Screen of Death(BSOD)

“Blue Screen Of Death (BSOD)” terjadi karena adanya critical error pada Sistem  Operasi Windows yang menyebabkan semua aplikasi yang sedang berjalan terpaksa harus dihentikan. Hal tersebut ditandai dengan berubahnya layar monitor menjadi berwarna biru disertai dengan pesan-pesan tertentu.  Ada beberapa tips cara memperbaiki komputer yang mengalami BlueScreen, diantaranya akan dijelaskan di bawah ini.
 

Tips Perbaikan Blue Screen Of Death  pada Komputer :

1.    Periksa Kondisi Komputer  Secara Umum

Memeriksa kondisi komputer secara umum, diantaranya adalah :

  • Pemeriksaan kebersihan komponen yang ada didalam Casing CPU. Bersihkan debu dan kotoran lainnya dengan menggunakan kuas dan vacuum cleaner, bila perlu menggunakan electrical contact cleaner untuk membersihkan Motherboard.
  • Pemeriksaan kondisi suhu tiap komponen seperti Power Supply ( pastikan fan berputar secara normal),  VGA Card dan Heatsink Processor.
  • Pastikan berbagai komponen (seperti RAM, VGA Card, konektor IDE / SATA, konektor Power Supply, dll) sudah terpasang dengan benar,  untuk memastikannya bisa dengan mencabut dan memasangnya kembali. Sebelum memasangnya kembali bersihkan konektor dari debu dengan kertas atau alkohol.
  • Bila baru saja memasang komponen hardware baru (misal VGA Card), cabut dulu komponen tersebut dan nyalakan komputer, ada kemungkinan  penyebab BlueScreen dari kompone tersebut.

2.    Mengoperasikan Windows dalam Mode “Safe Mode “

Mengoperasikan Windows dalam Mode "Safe Mode" yang merupakan salah satu pilihan pada menu Advance Boot Option Windows XP, yaitu dengan menekan berulang-ulang tombol F8 pada saat sistem akan melakukan startup. Setelah Windows masuk ke Safe Mode, lakukan beberapa tindakan berikut:

  • Membersihkan hardisk dari virus, mallware & spyware dengan cara menjalankan program virus scanner , misalnya Norman Anti Mallware.
  • Uninstall Driver yang bermasalah, yaitu dengan masuk ke jendela Computer Management klik Device Manager dan carilah komponen yang ada tanda serunya, atau driver komponen yang baru saja diinstall atau diupdate.
  • Uninstall program antivirus yang terpasang, bila kondisi kondisi komputer sudah normal bisa diinstall lagi program antivirusnya dan pastikan database engine-ya selalu up to date.
  • Gunakan utility System Restore untuk mengembalikan setingan computer ke kondisi sebelumnya. Yaitu dengan klik Start, All Program , Accessories, System Tools, System Restore.

3.    Pemeriksaan Hardisk

  • Hardisk yang mengalami bad sector  juga bisa mengakibatkan terjadinya BlueScreen, oleh karena itu pemeriksaan/perawatan hardisk dengan rutin menjalankan perintah CHKDSKMelakukan defrag harddisk dengan menjalankan program Defragmentasi Hardisk untuk memastikan hardisk bekerja secara optimal.

4.    Pemeriksaan Memori  / RAM

  • Pastikan Memori / RAM  pin konektornya telah dibersihkan dari kotorann dan terpasang dengan benar, kemudian jalankan program utuk memeriksa kondisi Memori/RAM misalnya “Windows Memory Diagnostic”.

5.    Repair Sistem Operasi Windows.

  • BlueScreen dapat juga disebabkan karena ada beberapa file Windows yang corrupt, dan cara termudah untuk mengatasinya  adalah dengan melakukan Repair  pada sistem operasi Windows.

6.    Menggunakan Tools untuk menganalisa Penyebab Terjadinya BlueScreen.

  • Temukan Dump File pada hardisk komputer yang mengalami BlueScreen, biasanya di C:\WINDOWS\Minidump lalu copy ke komputer kita dan jalankan aplikasi WhoCrashed atau BlueScreenView untuk mencari peyebab BlueScreen.

Beberapa tips tentang cara memperbaiki Blue Screen Of Death  pada Komputer.
Semoga bermanfaat...